Gratis Pengiriman
15 September 2026Latihan dan Olahraga

Stasiun Hyrox Kedua: Panduan Sled Push 50 Meter

Stasiun Hyrox Kedua: Panduan Sled Push 50 Meter

Sled push adalah tantangan di stasiun kedua Hyrox setelah SkiErg. Stasiun ini terlihat sederhana karena gerakannya hanya mendorong sled ke depan, tetapi latihan ini bisa terasa sangat berat ketika beban mulai meningkat atau dilakukan dalam kondisi tubuh sudah lelah.

Gerakan stasiun Hyrox kedua ini melibatkan banyak otot sekaligus, terutama kaki, glutes, core, dan tubuh bagian atas untuk menjaga posisi tetap stabil.

Agar sled push terasa lebih efisien, Anda perlu memahami teknik dorongan, posisi tubuh, serta latihan pendukung yang bisa membantu meningkatkan kekuatan. Untuk pemula, latihan juga sebaiknya dimulai secara bertahap agar tubuh terbiasa dengan pola gerak dan tuntutan beban sled.

Spesifikasi dan Aturan Sled Push Hyrox

Di dalam arena stasiun kedua Hyrox, Sled Push menuntut atlet untuk mendorong kereta luncur berbeban sejauh total 50 meter.

Lintasan sled push umumnya terbagi menjadi dua segmen sepanjang 25 meter (2 x 25 meter) atau empat segmen sepanjang 12.5 meter (4 x 12.5 meter), tergantung pada tata letak arena pameran.

Di kompetisi Hyrox, Sled wajib didorong hingga seluruh bagian fisik kereta luncur melewati garis batas secara penuh sebelum atlet diizinkan berputar arah.

Setiap peserta wajib meletakkan kedua tangan pada tiang vertikal sled selama dorongan berlangsung dan tetap berada di dalam jalur yang telah ditentukan oleh juri.

Beban yang diangkat pun berbeda dalam setiap divisi atau kategori Hyrox. Berikut daftar jumlah beban yang diangkat dan estimasi beban piringan tergantung dari tiap divisi.

Divisi / Kategori HYROX

Beban Total Sled (Termasuk Base 28-30 kg)

Estimasi Beban Piringan (Plates)

Women Open / Doubles Women / Women Relay

102 kg

~72 - 74 kg

Men Open / Doubles Men / Mixed Doubles / Men Relay / Pro Women / Pro Doubles Women

152 kg

~122 - 124 kg

Pro Men / Pro Doubles Men

202 kg

~172 - 174 kg

Mixed Relays

Wanita: 102 kg | Pria: 152 kg

Sesuai Kategori Gender

 

Otot Utama yang Bekerja Saat Menggerakkan Sled Push

Meskipun terlihat seperti gerakan melangkah biasa, Sled Push menuntut koordinasi tenaga dari seluruh rantai otot tubuh bagian bawah dan tengah:

Quadriceps (Paha Depan)

Berperan sebagai otot penggerak utama untuk meluruskan lutut pada setiap langkah dorongan ke depan.

Glutes (Otot Bokong)

Menggerakkan ekstensi panggul (hip drive) dengan tenaga penuh untuk menyalurkan gaya dorong horizontal ke lantai.

Hamstrings (Paha Belakang)

Menjaga stabilitas sendi lutut, menunjang koordinasi pengereman, dan menyempurnakan pola langkah.

Calves & Ankles (Betis & Pergelangan Kaki)

Menyalurkan dorongan akhir dari telapak kaki serta menjaga cengkeraman ke permukaan lantai.

Core Muscles (Perut & Pinggang Bawah):

Menjaga postur torso tetap condong ke depan secara stabil, tanpa melengkung,, serta mentransfer energi dari kaki ke sled.

Bahu dan Lengan

Menstabilkan genggaman tiang sled. Meskipun tangan bukan sumber gaya utama, otot bahu dan triceps bekerja menahan dorongan kompresi beban.

Latihan Gym yang Membantu Sled Push

Sled Push membutuhkan kombinasi kekuatan kaki, daya tahan otot, stabilitas tubuh, dan kemampuan mempertahankan dorongan saat mulai lelah.

Karena itu, latihan pendukung stasiun Hyrox kedua ini tidak hanya perlu fokus pada satu otot, tetapi juga pada kemampuan tubuh menghasilkan tenaga secara berulang. Berikut latihan yang bisa Anda lakukan di rumah untuk Hyrox Sled Push.

Squat

Squat membantu membangun kekuatan dasar pada quadriceps dan glutes, dua kelompok otot yang berperan besar saat mendorong sled.

Gerakan ini juga melatih kemampuan tubuh untuk menghasilkan tenaga dari posisi kaki yang menekuk, sehingga dapat menjadi fondasi strength sebelum masuk ke latihan Sled Push yang lebih spesifik.

Leg Press

Leg press dapat digunakan untuk meningkatkan lower-body strength, terutama kemampuan menghasilkan dorongan melalui kaki.

Karena posisi tubuh lebih stabil dibandingkan dengan squat bebas, latihan ini memungkinkan Anda lebih fokus pada kerja quadriceps dan glutes.

Meski pola gerakannya tidak sama persis dengan Sled Push, leg press tetap berguna untuk membangun kapasitas kaki agar lebih kuat menghadapi tahanan sled.

Walking Lunge

Sled Push dilakukan dengan kaki yang bekerja secara bergantian, sehingga unilateral strength atau kemampuan menghasilkan tenaga dari satu sisi tubuh juga penting.

Walking lunge dapat membantu melatih quadriceps, glutes, serta keseimbangan setiap kaki.

Melakukan repetisi lunge secara berurutan juga membantu membangun muscular endurance kaki yang dibutuhkan ketika harus terus mengambil langkah selama mendorong sled.

Romanian Deadlift

Romanian deadlift lebih banyak menargetkan posterior chain, terutama glutes dan hamstring. Kedua otot tersebut membantu menghasilkan tenaga dari pinggul dan mendukung posisi tubuh ketika mendorong sled.

Calf Raise

Calf juga berperan dalam setiap langkah saat Sled Push. Ketika kaki mendorong lantai untuk membawa tubuh dan sled bergerak ke depan, mata kaki ikut membantu menghasilkan tenaga.

Calf raise dapat digunakan untuk memperkuat otot betis serta meningkatkan kemampuan melakukan dorongan melalui kaki secara berulang.

Treadmill Incline

Berjalan atau berlari pada treadmill dengan incline dapat membantu melatih kaki. Kemiringan treadmill  membuat tubuh membutuhkan dorongan lebih besar untuk terus bergerak maju dibandingkan dengan berjalan di permukaan datar.

Latihan ini dapat digunakan untuk membangun stamina kaki dan membiasakan tubuh bekerja dalam posisi yang sedikit lebih condong ke depan.

Core Training

Saat mendorong sled, core membantu mempertahankan torso agar tetap stabil, sehingga tenaga dari kaki dapat diteruskan dengan lebih efektif ke sled.

Jika tubuh mudah kehilangan posisi ketika mulai lelah, dorongan juga dapat menjadi kurang efisien.

Latihan seperti plank, dead bug, Pallof press, atau loaded carry dapat digunakan untuk meningkatkan stabilitas core.

Latihan-latihan tersebut dapat membantu membangun fondasi untuk Sled Push, tetapi tetap tidak sepenuhnya menggantikan latihan dengan weighted sled. Jika Anda serius bersiap untuk kompetisi Hyrox, sebaiknya kombinasikan strength training di atas dengan latihan Sled Push secara langsung agar tubuh juga terbiasa.

Cara Latihan Sled Push untuk Pemula

Untuk pemula, latihan Sled Push sebaiknya dimulai dari beban ringan, yang memungkinkan sled terus bergerak tanpa terlalu sering berhenti. Fokus awal bukan mengejar beban terberat, tetapi membangun teknik yang konsisten untuk menghadapi stasiun Hyrox kedua ini.

Perhatikan tiga hal utama: posisi tubuh, ritme langkah, dan kemampuan menjaga dorongan. Tubuh sebaiknya tetap condong ke depan dengan core stabil, sementara langkah dibuat cukup pendek agar momentum tidak mudah hilang.

Setelah teknik mulai terasa konsisten, progres dapat dilakukan secara bertahap. Anda bisa menambah beban, memperpanjang jarak, mengurangi waktu istirahat, atau mulai menggabungkan Sled Push dengan running.

Latihan kombinasi seperti lari, dilanjutkan dengan sled push, lalu kembali lari, penting dilakukan untuk persiapan lomba Hyrox. Tujuan akhirnya adalah mampu mempertahankan dorongan yang efisien, stabil, dan terkontrol meskipun kondisi tubuh sudah kelelahan.

Competition Sled dari Strengthbae

Competition Sled dari Strengthbae dirancang untuk latihan sled yang lebih mendekati kebutuhan kompetisi. Dengan berat dasar sekitar 50 kg, sled sudah memberikan resistance yang cukup terasa sebelum ditambahkan weight plate, sehingga cocok untuk latihan sled push maupun simulasi race.

Sled ini dilengkapi empat handle bertekstur untuk membantu grip tetap kuat dan memungkinkan pengguna mendorong dari kedua arah tanpa perlu memindahkan tiang. Weight peg yang lebih panjang juga memberi ruang untuk menambahkan lebih banyak plate saat latihan membutuhkan beban yang lebih berat.

Selain sled push, alat ini dapat digunakan untuk sled pull, backward drag, dan sprint resistance. Frame yang kokoh serta connector rope berukuran lebih besar membuat Competition Sled cocok digunakan untuk latihan strength dan conditioning dengan intensitas tinggi.

Kalau Tidak Punya Sled, Apa Alternatifnya?

Beberapa alat gym yang tersedia di gym komersial, maupun Anda bangun dalam home gym Anda, bisa digunakan untuk melatih Hyrox Sled Push.

Leg press

Leg press merupakan salah satu pilihan paling berguna untuk membangun kekuatan dorong kaki, terutama pada quadriceps dan glutes.

Karena posisi tubuh lebih stabil, Anda bisa fokus meningkatkan kekuatan tubuh bagian bawah yang nantinya membantu saat menghadapi beban sled.

Hack squat

Hack squat juga dapat digunakan untuk membangun kekuatan kaki, terutama pada quadriceps.

Alat gym ini memberi jalur gerak yang stabil sehingga cocok untuk menambah kapasitas force tanpa harus terlalu banyak memikirkan keseimbangan.

Smith machine

Smith machine squat atau split squat bisa menjadi pilihan untuk melatih kekuatan tubuh bagian bawah sekaligus unilateral atau satu sisi tubuh.

Ini relevan karena saat mendorong sled, kedua kaki bekerja secara bergantian untuk menghasilkan dorongan.

Incline treadmill

Incline treadmill dapat membantu membiasakan kaki terus bekerja saat cardio ikut meningkat. Kemiringan membuat glutes, calf, dan paha bekerja lebih keras dibanding berjalan di permukaan datar.

Stair climber

Stair climber juga berguna untuk melatih leg endurance, terutama kemampuan mempertahankan kerja kaki secara berulang saat napas mulai berat.

Cable machine

Cable machine bisa digunakan untuk resisted march atau resisted walk dengan belt atau harness jika ingin melatih pola berjalan melawan resistansi. Gerakan ini membantu melatih koordinasi langkah sekaligus kemampuan menghasilkan tenaga ke depan.

Jika harus memilih kombinasi latihan tanpa sled, kombinasi alat gym yang cukup lengkap adalah leg press untuk strength, incline treadmill atau stair climber untuk endurance, cable resisted walk untuk pola gerak. Anda juga bisa menggunakan All in One Trainer untuk mendapatkan beberapa fitur alat gym dalam satu mesin ringkas.

Kesalahan Pemula dan Cara Mengatasi Sled yang Berhenti

Peserta Hyrox sering kali kehilangan banyak waktu akibat beberapa kesalahan teknis yang dilakukan di stasiun Hyrox kedua ini, misalnya:

Posisi Tubuh Terlalu Tegak

Mengurangi sudut dorong horizontal sehingga energi terbuang ke arah bawah lantai.

Mendorong Menggunakan Lengan & Bahu

Lengan yang menekuk dan mendorong akan cepat mengalami kelelahan lokal sebelum mencapai 25 meter.

Terlalu Agresif di Meter Pertama

Sprint berlebihan di awal menyebabkan penumpukan asam laktat dan kekurangan oksigen mendadak.

Menahan Napas (Holding Breath)

Aturan napas yang salah dapat meningkatkan tekanan internal tubuh yang mempercepat kelelahan kardiovaskular.

Sering Berhenti di Tengah Lintasan

Setiap kali sled berhenti, Anda terpaksa mengeluarkan energi ekstra besar untuk mematahkan inersia kembali.

Jika terpaksa berhenti akibat kelelahan ekstrem, jangan langsung memaksakan diri untuk mendorong kembali secara asal. Berhentilah secara total selama 2–3 detik, atur napas dalam-dalam.

Sesuaikan kembali posisi tubuh condong, dapatkan cengkeraman pijakan kaki yang kokoh, lalu bangun kembali momentum menggunakan langkah-langkah pendek yang eksplosif.

FAQ

Bagaimana cara meningkatkan kemampuan Sled Push secara bertahap?

Mulailah dengan beban dan jarak yang sesuai dengan kemampuan, kemudian tingkatkan secara perlahan. Anda dapat menambah beban, jarak, atau jumlah repetisi secara bertahap sambil tetap menjaga teknik dan ritme dorongan.

Apa yang harus diperhatikan saat melakukan Sled Push di permukaan yang berbeda?

Perhatikan tingkat gesekan permukaan karena dapat memengaruhi seberapa berat weighted sled terasa. Pastikan permukaan cukup rata, aman, dan sesuai untuk latihan agar weighted sled dapat bergerak dengan baik tanpa meningkatkan risiko kehilangan keseimbangan.

Bagaimana mengatur intensitas latihan Sled Push agar tidak terlalu cepat lelah?

Gunakan beban dan jarak yang memungkinkan Anda mempertahankan teknik serta kecepatan yang relatif konsisten. Hindari langsung menggunakan beban yang terlalu berat, dan berikan waktu istirahat yang cukup di antara setiap set.

Mengapa mendorong sled terasa jauh lebih berat dibanding mengangkat leg press dengan beban yang sama?

Mendorong weighted sled melibatkan faktor gesekan permukaan lantai, stabilitas seluruh tubuh tanpa penyangga, serta tarikan gaya horizontal saat bergerak maju.

Kondisi ini menuntut koordinasi otot tubuh penuh yang jauh lebih kompleks dibandingkan dengan lintasan terpandu pada mesin leg press.

Alat gym apa yang paling penting tersedia di home gym untuk persiapan latihan Sled Push?

Peralatan fungsional utama yang sangat esensial meliputi weighted sled, All in One Trainer atau Cable Machine untuk latihan resisted walk, serta adjustable dumbbell atau barbell untuk gerakan squat dan lunge.

Tingkatkan Performa Hyrox Anda Bersama StrengthBae

Siap menaklukkan stasiun Sled Push dan mencetak waktu terbaik di ajang HYROX berikutnya? Jangan biarkan latihan kekuatan Anda terhambat oleh keterbatasan fasilitas. Hubungi Tim StrengthBae via WhatsApp untuk mendapatkan konsultasi kelengkapan home gym Anda.

StrengthBae adalah brand peralatan gym profesional yang menyediakan solusi untuk kebutuhan commercial, personal, dan home gym. Mulai dari rack, all-in-one trainer, hingga aksesori latihan fungsional untuk Hyrox, semua tersedia di Strengthbae.